Jika pernah mencermati berita-berita perekonomian mulai dari awal november, pasti pernah membaca mengenai pergerakan harga emas. Yup, harga emas akhir-akhir ini memang semakin tinggi. Bahkan hampir setiap hari mencetak rekor baru.
Sejujurnya, aku ga tahu menahu mengenai . Terlalu banyak statistik dan angka-angka serta prediksi yang membuatku pusing. Tapi intinya, harga emas memang senantiasa naik tiap tahun.
Aku sendiri alhamdulillah mempunyai tabungan berupa emas murni yang aku beli di antam. Dulu aku membeli emas murni 24 karat seharga 274.000 per gram. Kalau ga salah inget, aku beli pada bulan Oktober 2008. Jika dibandingkan dengan harga emas saat ini yang mencapai 370.000 lebih, jelas sekali bahwa tabungan emas aku bertambah nilainya jika ditukarkan dengan rupiah. silahkan cek harga emas up to date
Sertifikat Emas Antam
Truz kenapa ga dijual? Sebenarnya kemarin sempet pengen jual emas. Ada keperluan. Tapi ga jadi. Ya akhirnya di simpen aja. Aku bukan tipe spekulan yang menjual truz nanti membeli emas lagi. Masih belum berani. Klo dijual truz ga bisa beli lagi gimana hayooo?
Pengen banget sebenarnya mengalihkan semua uangku yang ada di bank ke dalam bentuk investasi emas. tapi uangnya aja ga ada Seperti kita ketahui bersama, emas adalah satu-satunya yang hampir-hampir tidak terpengaruh dengan inflasi. Jika dibandingkan dengan uang kertas, maka menyimpan dalam bentuk emas jauh lebih aman. Kenapa? Karena grafik pergeseran harga emas cenderung sama atau sejajar dengan harga barang. Sementara nilai uang kertas terus menurun.
Ada alasan lain yang mungkin masuk ke tataran ideologis. Yaitu menyimpan dalam bentuk emas jelas lebih ‘aman’ dibanding menyimpan uang di bank. Terutama karena terhindar dari riba. Saat ini, mungkin hanya sedikit sekali orang yang mampu lepas sepenuhnya dari riba dan bunga bank.
Sebagai informasi tambahan, ada website bagus yang membahas mengenai emas dan dinar emas. Silahkan berkunjung ke gerai dinar.