Why was he laughing? Did he know that he would survive? No, that’s impossible. He realized that he would end his life here. He admitted the truth that he would die and laughed.
-Captain Smoker-
Menertawai hidup yang akan berakhir, sepertinya konyol memang. Tapi demikian adanya yang terjadi di One Piece. Monkey D. Luffy, tetap bisa

One Piece
tersenyum, bahkan tertawa saat ia akan di penggal oleh Buggy the Clown. Monkey D. Luffy berada di menara eksekusi di Logue Town. Di tempat yang sama saat sang Raja Bajak Laut, Gol D. Roger mengakhiri hidupnya sekaligus memulai era baru bajak laut.
Meski akhirnya Monkey D. Luffy selamat karena saat itu ada badai dan petir yang tiba-tiba menyambar menara, tetap saja tawanya merupakan hal yang aneh. Apakah dia tahu bahwa ia belum akan mati di tempat itu? sepertinya tidak. Bahkan Captain Smoker yang menyaksikan hal itu pun terheran-heran. Dan dari ucapannya, mustahil Monkey D.Luffy tahu kalau dia akan selamat.
Lantas, apa yang membuat Monkey D. Luffy masih bisa tertawa di detik-detik yang bisa saja membuat nyawanya melayang? Entahlah. Satu-satunya dugaanku adalah karena dia telah menjalani hidupnya dengan sebuah kebanggaan.menjalani hidup yang pantas dia jalani.
Seperti apa yang pernah di katakannya di awal chapter manga ini















































